-->

Featured Post

Beberapa Ide Untuk Mengisi Postingan Blog

Ketika kita membuat suatu wadah, maka kita akan berpikir untuk apa wadah itu dibuat. Begitu juga dengan hal nya kita membuat suatu blog, maka kita harus berpikir untuk apa kita membuat blog. Buat kalian yang masih pemula, disini saya akan berikan beberapa ide bagus untuk membuat artikel sebagai is…

Simulasi Membuat Jaringan Nirkabel Sederhana Menggunakan Cisco Packet Tracer

Hallo..Assalamualaikum teman-teman dimanapun kalian berada, kali ini gw akan memposting cara membuat jaringan sederhana dengan menggunakan aplikasi simulator yaitu Cisco Packet Tracer.

Yuk..gausah lama-lama, simak tulisan dibawah ini...kuyyyyyy!!!

Apa sih yang pertama kali perlu disiapkan ? yup pastinya kita akan membuka aplikasi simulatornya yah,seperti gambar dibawah ini.


Persiapan instalasi jaringan nirkabel (wireless) sederhana dalam contoh ini adalah dengan menggunakan 2 buah workstation dan 1 access pont sehingga terlihat seperti gambar dibawa ini.


  1. Double-klik PCO sehingga muncul jendela properties PC0.
  2. Matikan device pada PC0 dengan cara menekan tombol power. (lihat pada gambar berikut)


Setelah device PC0 dimatikan, ganti module (network interface) default Fast-Ethernet (kabel) menjadi module untuk menerima sinyal wireless (nirkabel) bernama Linksys-WMP300N. Pada gambar diatas, lokasi module ditandai dengan kota berwarna hijau. Caranya dengan melakukan drag n drop. Setlah module telah dibuang, pada list modules sebelah kiri, drag n drop Linksys-WMP300N menuju tempat module sebelumnya terpasang. Sehingga network interface PC0 sekarang adalah WLAN Card, dan siap untuk menerima paket jaringan pada medium wireless.

Masih di jendela properties PC0, lanjutkan ke tab Config. Pada menu sebelah kiri bagian interface; klik Wireless. Cari Field bertuliskan IP Configuration dan pada radio button, pilih Static. Isikan IP Address untuk PC0 menjadi 192.168.18.1 subnet mask 255.255.255.0. Ilustrasi langkah ini akan terlihat seperti gambar berikut.


Langkah selanjutnya adalah lakukan hal yang sama pada workstation PC 1 tetapi dengan IP address yang berbeda. Untuk contoh kali ini gw menggunakan IP address 192.168.18.2 subnet mask 255.255.255.0.

Jika konfigurasi pada kedua workstation sudah dilakukan, PC0 sudah terkoneksi dengan PC1 melalui jaringan nirkabel. Hasilnya dapat dilihat pada gambar berikut ini.

Untuk langkah selanjutnya adalah coba kita uji koneksi antara dua node tersebut menggunakan utilitas "ping". Untuk memulai ping dari PC0 menuju PC1, double-klik PC0 sehingga muncul jendela properties, lalu pilih tab Desktop>Command Prompt seperti gambar berikut.


Kemudian lakukan ping ke alamat ip di PC1 yaitu dengan cara : "ping [alamat ip yang dituju]" kemudian enter.

Contohnya adalah gw coba ping ke alamat IP 192.168.18.2, maka hasilnya seperti gambar berikut, itu artinya bahwa node sudah terkoneksi.


Dan begitupun sebaliknya, untuk menguji koneksi lakukan hal yang sama pada gambar diatas.

Oke...so teman-teman, kesimpulannya adalah workstation PC0 dan PC1 baru dapat terhubung jika IP address kedua workstation telah dikonfigurasi dengan baik dan benar.

OK teman-teman, sekian postingan ini semoga bermanfaat dan selamat mencoba

Terima kasih.

Comments

Subscribe Our Newsletter